Universitas Al-Azhar Mesir Dan Politik
Keywords:
Universitas Al-Azhar, Politik, dan PemerintahanAbstract
Artikel ini menjelaskan tentang keberadaan Universitas Al-Azhar Mesir dan politik di negara tersebut. Dilihat dari sejarah panjang eksistensi Universitas Al-Azhar di Mesir telah mengalami berbagai masa pemerintahan baik di bawah kekhilafahan, kerajaan maupun dibawah pemerintahan republik tentunya banyak terjadi tarik-menarik oleh kepentingan penguasa negeri tersebut. Al-Azhar yang pada awalnya didirikan sebagai masjid, dibangun dan dijadikan sarana untuk menyebarkan faham Syiah Ismailiyah oleh dinasti Fatimiyah sebagai benteng ideologi. Pada perkembangan berikutnya, al- Azhar dirubah total oleh dinasti Ayyubiyah menjadi faham Sunni. Setelah pengalihfungsian tersebut al-Azhar terus mengembangkan dan melahirkan ulama-ulama berkaliber dunia yang mempunyai andil dalam pembaruan dunia pendidikan Islam di dunia. Kemampuan al-Azhar bertahan dalam rentang waktu yang cukup lama tidak lepas dari peran pemerintah yang menyokong dana dan kebijakan-kebijakan atas pengembangan dan kemajuan. Selain itu, lulusan-lulusan al-Azhar banyak memberikan sumbangan untuk pengembangan al-Azhar menjadi Universitas yang besar. Saat ini al-Azhar menjadi kampus Islam tertua dan terbesar. Karena modernisaasi sistem Pendidikan secara dinamis terus berkembang dan ditingkatkan menjadikan Universitas al-Azhar sebagai salah satu pilihan terbaik bagi pencari ilmu, khususnya ilmu-ilmu agama.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



